Rabu, 24 April 2013

Time and Coordination

Model dasar physical clock
• Tiap mesin diasumsikan mempunyai timer yang memberi interupsi H kali per detik. Ketika timer selesai interupsi, interrupt handler menaikkan counter (C) yang menyimpan jumlah tick (interupsi)
• Ketika UTS menunjukkan nilai t, maka nilai clock di mesin p adalah C (t)p. Untuk kondisi sempurna C t tp( ) = untuk semua p dan t, berarti dC/dt=1.
• Timer nyata computer tidak diinterrupsi tepat H kali. Secara teori, bila H=60, clock membangkitkan 216.000 tick per jam.
Algoritma Cristian
Time server mensinkronkan waktunya dengan UTC dan memberi waktu menurut clock-nya ke computer-komputer lain bila di minta.


Orida Siahaan 
Radzi Nugraha
Putri Adilla F 

Kusdhian Herlambang 
Beni Prakoso 



 


Selasa, 09 April 2013

Fungsi Sistem Operasi

Secara garis besar Sistem Operasi mempunyai 2 tugas utama, yaitu sebagai :
     1.       Pengelola Seluruh Sumber Daya Pada Sistem Komputer (Resource Manager). Yang dimaksud dengan sumber daya pada sistem komputer adalah semua komponen yang memberikan fungsi (manfaat) atau dengan pengertian lain adalah semua yang terdapat atau terhubung ke system komputer yang dapat untuk memindahkan, menyimpan, dan memproses data, serta untuk mengendalikan fungsi-fungsi tersebut. Sumber daya pada sistem komputer, antara lain :
a)     Sumber daya fisik Contoh dari sumber daya fisik diantaranya keyboard, bar-code reader, mouse, joystick, light- pen, track-ball, touchscreen, pointing devices, floppy disk drive, hard-disk, tape drive, optical disk, CD ROM drive, CRT, LCD, printer, modem, ethernet card, PCMCIA, RAM, cache memory, register, kamera, sound card, radio, digitizer, scanner, plotter, dan sebagainya. Salah satu sasaran yang harus dicapai sistem operasi adalah dapat memanfaatkan seluruh sumber daya agar dapat digunakan secara efektif dan efisien mungkin.
b)      Sumber daya abstrak Terdiri dari :
·         Data, misalnya :Semaphore untuk pengendalian sinkronisasi proses-proses, PCB (Process Control Block) untuk mencatat dan mengendalikan proses, tabel segmen, tabel page, i-node, FAT, file dan sebagainya.
·       Program yang berupa kumpulan instruksi yang dapat dijalankan oleh system komputer, yang dapat berupa utilitas dan program aplikasi pengolahan data tertentu.
     2.    Penyedia layanan (extended/virtual machine) Secara spesifik berfungsi :
a)      Memberi abstaksi mesin tingkat tinggi yang lebih sederhana dan menyembunyikan kerumitan perangkat keras. Sistem operasi menyediakan system call (API=Application Programming Interface) yang berfungsi menghindarkan kompleksitas pemograman dengan memberi sekumpulan instruksi yang mudah digunakan.
b)      Basis untuk program lain. Program aplikasi dijalankan di atas sistem operasi yang bertujuan untuk memanfaatkan dan mengendalikan sumber daya sistem komputer secara benar, efisien, dan mudah dengan meminta layanan sistem operasi.
Sumber

Kelompok
  1. Beni Prakoso
  2. Kusdhian Herlambang
  3. Orida Siahaan
  4. Putri Aldilla FF
  5. Radzi Nugraha

Selasa, 02 April 2013

Pengujian Tracerouter (Tracert)

Pada tugas kali ini, saya akan menguji penggunaan Tracerouter (Tracert), dimana Tracert itu sendiri adalah perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request Ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan

Aplikaksi Tracert bisa digunakan untuk :
1. Melihat rute perjalanan sebuat data dari tempat anda ke server yang di trace
2. Mengcek delay waktu di tiap-tiap lompatan (dari router ke router)

Sintak Perintah
Sintak perintah Traceroute maupun Tracert sederhana dan keduanya serupa. Berikut ini adalah rumusnya :
traceroute ip_address atau tarceroute namahost
- Ip_address adalah nomor IP dari komputer/host target yang diuji, misalanya 192.168.0.1
- Nama host adalah hostname dari server atau router target yang diuji, misalnya elexmedia.co.id, ftp.contoh.com

Parameter Traceroute
Perintah Traceroute maupun Tracert masing-masing memiliki parameter tambahan yang bisa anda sisipkan ke baris perintah. Misalanya traceroute –n yahoo.com atau tracert –d 203.123.45.10.1.Berikut ini adalah parameter-parameter yang tersedia.

Traceroute [-d] [-F] [-I] [-n] [-v] [-x] [-f first_ttl] [-g gateway] | [-r] [-iiface] [-m max_ttl] [-p port] [-q nqueries] [-s src_addr] [-t tos] [-w waittime] host [packetlen]

Parameter
Kegunaan
-d
Mengeset opsi socket SO_DEBUG
-F
Mengeset bit “don’t fragment”
-l
Menggunakan ICMP ECHO daripada UDP
-n
Mencetak alamat-alamat hop dalam format angka bukan simbol
-v
Output verbose. Untuk masing-masing hop, ukuran dan tujuan dari paket-paket respon akan ditampilkan.
-x
Mencegah traceroute menghitung checksum.
-f first_ttl
Mengeset nilai awal ttl ke first_ttl untuk mengganti nilai default (1)
-g gateway
Menetapkan gateway rute sumber. Kita bisa menetapkan lebih dari satu gateway dengan menggunakan –g untuk masing-masing gateway. Nilai maksimum adalah 8
-r
Mem-bypass tabel-tabel routing normal dan mengirim  paket ke sebuah host yang terhubung ke jaringan secara langsung, jika host tidak terhubung ke jaringan maka akan muncul pesan erorr
- I iface
Menetapkan interface jaringan untuk memeperoleh IP address sumber. Biasanya dibutuhkan untuk host multihorned
-m max_ttl
Mengeset nilai TTL maksimum yang digunakan dalam paket-paket yang keluar. Nilai default
-p port
Menentukan nomor port UDP dasar yang digunakan untuk probing. Nilai default adalah 33434
-q nqueries
Menentukan jumlah query, nilai default adalah 3
-s src_addr
Gunakan address sumber ini. Biasanya berupa IP address, bukan nama host
-t tos
Mengeset type-of-service (tos) dalam paket-paket ke nilai tertentu (0-255). Nilai default adalah nol.
-w waittime
Mengeset waktu (dalam detik) untuk menunggu respon. Nilai default adalah 5 detik
Host
Host jaringan

Tracert [-d] [-h MaximumHops] [-j HostList] [-w Timeout] [TargetName]

Parameter kegunaan
-d Mencegah tracert menyelesaikan alamat IP router parameter perantara sehingga mempercepat tampilan hasil tracert.
-h MaximumHops Menentukan jumlah Hops maximum untuk mencari target tujuan. Default adalah 30 hop.
-w Timeout Menentukann besarnya waktu timeout. Nilai default time 4000 milidetik (4 detik).
TargetName Menentukan mesin tujuan baik berupa alamat IP atau nama Host.
-? Menampilkan bantuan pada prompt perintah.

Pada pengujian ini saya akan mencoba melakukan tracert ke www.GOOGLE.com dengan menggunakan speedy wireless. Untuk dapat melakukan tracert pertama yang kita lakukan adalah membuka CMD lalu ketikan tracert nama domain, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini :


Ketika traceroute dijalankan, ia mengembalikan daftar hop jaringan dan menampilkan nama host dan alamat IP dari setiap koneksi. Hal tersebut meliputi jumlah waktu yang dibutuhkan untuk setiap koneksi terjadi (biasanya dalam milidetik). Ini menunjukkan jika ada keterlambatan dalam membangun koneksi. Karena itu, jika koneksi jaringan lambat atau tidak responsif, traceroute sering dapat menjelaskan mengapa masalah itu ada dan juga menunjukkan lokasi dari masalah kemudian untuk mengetahui route yang kita lewatkan, buka http://whatismyipaddress.com/, masukan ip address yang dituju nanti akan terlihat detail tentang IP address tersebut. Untuk urutan 1 dan 2 (192.168.1.1 dan 192.168.0.254) merupkan private IP address

Untuk urutan 3 dengan IP address 180.243.240.1 merupakan hostname untuk PT. Telkom Indonesia


Untuk urutan 4 dengan IP address 125.160.11.189 merupakan hostname untuk speedy.telkom.net.id


Untuk urutan 5 dengan IP address 61.94.114.101 merupakan hostname untuk PT. Telekomunikasi Indonesia


Untuk urutan 6 dan 7 dengan IP address 118.98.61.61 dan/atau 118.98.61.62 merupakan hostname untuk astinet.telkom.net.id


Untuk urutan 8 dengan IP address 72.14.214.45 merupakan hostname untuk Google


Untuk urutan 9, 10 dan 11 dengan IP address 209.85.243.158/209.85.242.243/209.85.242.125 merupakan hostname untuk Google


Untuk urutan ke 12, server mengalami Request Timed Out, dimana server tidak dapat mengirim permintaan balik dan untuk urutan terakhir dengan IP address 74.125.135.105 dengan hostname untuk Google


Dengan demikian, pengujian tracert ini ke Google.com telah selesai dilakukan.
  1. Orida Siahaan
  2. Kusdhian Herlambang
  3. Radzi Nugraha
  4. Beni Prakoso
  5. Putri Aldilla F


Selasa, 19 Maret 2013

RPC (Remote Procedure Call)

RPC

RPC adalah suatu protokol yang menyediakan suatu mekanisme komunikasi antar proses yang mengijinkan suatu program untuk berjalan pada suatu komputer tanpa terasa adanya eksekusi kode pada sistem yang jauh (remote system). RPC mengasumsi keberadaan dari low-level protokol transportasi seperti TCP atau UDP untuk membawa pesan data dalam komunikasi suatu program. Protokol RPC dibangun diatas protokol eXternal Data Representation (XDR), yang merupakan standar dari representasi data dalam komunikasi remote. Protokol XDR mengubah parameter dan hasil dari tiap servis RPC yang disediakan. 

Protokol RPC mengijinkan pengguna (users) untuk bekerja dengan prosedur remote sebagaimana bekerja dengan prosedur lokal. Prosedur panggilan remote (remote procedure calls) didefinisikan melalui rutin yang terkandung didalam protokol RPC. Tiap message dari panggilan akan disesuaikan dengan message balikan. Protokol RPC sendiri sebenarnya adalah suatu protokol untuk ”meneruskan pesan” yang mengimplemntasikan protokol non-RPC lain seperti panggilan remote batching dan broadcasting. Protokol ini juga mendukung adanya prosedur callback dan select subroutine pada sisi server.

Client & Server

Klien adalah komputer atau proses yang mengakses suatu servis/layanan atau resources dari proses atau komputer pada suatu jaringan. Server adalah komputer yang menyediakan servis/layanan dan resources, dan yang mengimplementasikan servis jaringan. Tiap servis pada network adalah susunan dari program remote, dan tiap program remote mengimplementasi prosedur remote. Semua prosedur berikut parameternya dan hasilnya didokumentasi secara spesifik pada protokol suatu program.

Protokol Message RPC

Protokol Message RPC didefinisikan dengan menggunakan deskripsi data eXternal Data Representation ( XDR ) yang meliputi struktur, enumerasi dan union. Protokol Message ini membutuhkan faktor-faktor pendukung sebagai berikut :

1. Spesifikasi yang unik untuk tiap prosedur call
2. Respon message yang sesuai untuk tiap message yang diminta
3. Otentifikasi klien untuk tiap layanan dan sebaliknya


Protokol Message RPC memiliki dua ( 2 ) struktur yang berbeda, yaitu call message dan reply message. Tiap klien yang akan melakukan RPC pada suatu server di jaringan akan menerima balasan (reply) berupa hasil dari eksekusi prosedur tersebut. Dengan menggunakan spesifikasi yang unik untuk tiap prosedure remote, maka RPC dapat mencocokkan message balasan untuk tiap call message yang diminta klien.

Fitur dalam RPC

RPC memiliki fitur - fitur sebagai berikut : batching calls, broadcasting calls, callback procedures dan using the select subroutine.

Batching Calls

Fitur Batching calls mengijinkan klien untuk mengirim message calls ke server dalam jumlah besar secara sequence ( berurutan ). Batching menggunakan protokol streaming byte seperti TCP / IP sebagai mediumnya. Pada saat melakukan batching, klien tidak menunggu server untuk memberikan reply terhadap tiap messages yang dikirim, begitu pula dengan server yang tidak pernah mengirimkan messages reply. Fitur inilah yang banyak digunakan klien, karena arsitektur RPC didesain agar pada tiap call message yang dikirimkan oleh klien harus ada proses menunggu balasan dari server. Oleh karena itu maka pihak klien harus dapat mengatasi error yang kemungkinan terjadi karena pihak klien tidak akan menerima peringatan apabila terjadi error pada message yang dikirim.

Broadcasting Calls

Fitur Broadcasting mengijinkan klien untuk mengirimkan paket data ke jaringan dan menunggu balasan dari network. FItur ini menggunakan protokol yang berbasiskan paket data seperti UDP/IP sebagai mediumnya. Broadcast RPC membutuhkan layanan port mapper RPC untuk mengimplementasikan fungsinya.

Callback Procedures

Fitur Callback Procedures mengijinkan server untuk bertindak sebagai klien dan melakukan RPC callback ke proses yang dijalankan oleh klien.

Menggunakan select Subrutin

Fitur ini akan memeriksa deskripsi dari suatu file dan messages dalam antrian untuk melihatapakah mereka siap untuk dibaca (diterima) atau ditulis (dikirim), atau mereka dalam kondisi ditahan sementara. Prosedur ini mengijinkan server untuk menginterupsi suatu aktivitas, memeriksa datanya, dan kemudian melanjutkan proses aktivitas tersebut.

Otentifikasi RPC


Proses otentifikasi adalah proses yang digunakan untuk mengidentifikasi server dan klien pada RPC. Untuk setiap prosedur remote yang dilakukan protokol RPC menyediakan slot yang dipakai sebagai parameter otentifikasi yang berfungsi agar pemanggil (caller) dapat memberikan identitasnya kepada server. Parameter otentifikasi ini dibuat di paket klien. Otentifikasi RPC terdiri atas beberapa bagian. Berikut ini adalah bagianbagian pada otentifikasi RPC :

1. Protokol Otentifikasi RPC

Protokol Otentifikasi RPC disediakan sebagai bagian dari protokol RPC. Untuk setiap prosedur remote, semuanya diotentifikasi oleh paket RPC pada server. Parameter yang digunakan adalah respon verifier. Sedangkan pada pihak klien, setiap paket RPC diberikan parameter otentifikasi dan parameter yang digunakan adalah credential dan verifier.

2. Otentifikasi NULL

Otentifikasi NULL digunakan pada sistem dimana pemanggil (caller) RPC tidak mengetahui identitasnya sendiri dan server tidak membutuhkan identitas pemanggil.

3. Otentifikasi UNIX

Otentifikasi Unix digunakan pada prosedur remote di sistem UNIX. Jenis otentifikasi ini dibagi dua (2) yaitu otentifikasi pada sisi klien dan otentifiksi pada sisi server. Pada sisi klien, otentifikasi ini akan membuat otentifikasi handle dengan AIX permissions agar dapat berasosiasi dengan parameter credentials pada sistem UNIX. Sedangkan pada sisi server, server harus dapat menentukan tipe otentifikasi yang diberikan oleh pemanggil RPC. Penentuan dukungan terhadap tipe otentifikasi akan memberikan reply yang berbeda.

4. Otentifikasi Data Encryption Standard ( DES )

Otentifikasi DES membutuhkan keyserv daemon yang harus berjalan baik di sisi server maupun klien. Tiap pengguna pada sistem ini harus memiliki kunci public ( public key yang disahkan pada database kunci publik oleh Administrator jaringan tersebut.

5. Protokol Otentifikasi DES

Protokol Otentifikasi DES meliputi protokol penanganan DES pada proses otentifikasi RPC. Protokol ini mencakup 64-bit blok data DES yang terenkripsi dan menentukan panjang maksimum untuk user name pada jaringan yang digunakan.

6. Enkripsi Diffie-Hellman

Enkripsi Diffie-Hellman digunakan pada pembuatan kunci public pada otentifikasi DES dengan menggunakan 192-bit kunci. Enkripsi ini memiliki dua buah variable konstan, yaitu BASE dan MODULUS yang digunakan pada protokol otentifikasi DES. RPC berhubungan hanya dengan proses otentifikasi, tidak dengan kontrol akses terhadap services/layanan individual yang diberikan. Tiap layanan mengimplementasikan peraturan mengenai kontrol akses masing-masing.

Subsistem otentifikasi pada paket RPC bersifat open-ended, artinya beberapa otentifikasi dapat diasosiasikan pada RPC klien.

Bahasa RPC

Bahasa RPC (RPC Language - RPCL) merupakan bahasa yang dikembangkan dari bahasa XDR. Bahasa RPC memiliki kemiripan dengan bahasa XDR namun dengan beberapa penambahan yaitu program definisi.

Implementasi layanan protokol dan rutin menggunakan command rpcgen yang berkorespondensi dengan bahasa pemprograman C.
Deskripsi dari bahasa RPC meliputi :

1. Definition

File dengan bahasa RPC memiliki beberapa definisi, diantaranya adalah enum, struct, union, typedef, const, dan program.

2. Structure

Struktur pada bahasa RPC dideklarasikan seperti pada pendeklarasian struktur dalam bahasa C

3. Union

Union pada bahasa RPC berbeda dengan bahasa C. Kemiripan lebih ditunjukkan dengan variasi pada bahasa Pascal

4. Enumeration

Enumerasi pada bahasa ini memiliki syntax yang sama dengan bahasa C.

5. TypeDef

Tipe Definisi ( Typedef ) pada bahasa ini memiliki syntax yang sama dengan typedef pada bahasa C.

6. Constant

Constant pada bahasa ini dapat digunakan jika variabel integer konstant dibutuhkan.

7. Programs

Program RPC dideklarasikan dengan syntax berikut secara berurutan : programdefiniton, version-list, version, procedure-list, procedure.

8. Declarations

Dalam bahasa ini, terdapat empat jenis tipe deklarasi yaitu : simple declarations, fixed-length array declarations, variable-length declaration, dan pointer declaration.

Kelebihan RPC

1. Relatif mudah digunakan : Pemanggilan remote procedure tidak jauh berbeda dibandingkan pemanggilan local procedure. Sehingga pemrogram dapat berkonsentrasi pada software logic, tidak perlu memikirkan low level details seperti socket, marshalling & unmarshalling.


2. Robust (Sempurna): Sejak th 1980-an RPC telah banyak digunakan dlm pengembangan mission-critical application yg memerlukan scalability, fault tolerance, & reliability.

Kekurangan RPC

1. Tidak fleksibel terhadap perubahan: hubungan anatara client dan server bersifat static


2. Berdasarkan prosedural/structured programming yang sudah ketinggalan jaman dibandingkan OOP.

http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/BUKU/SistemOperasi-4.X-1/ch17s06.html
http://derlaz.wordpress.com/2010/11/08/remote-pprocedure-call-rpc/
http://alandalhaq.blogspot.com/2012/03/remote-procedure-call-rpc.html

Jumat, 15 Maret 2013

LaTeX dan LYX

LaTeX

I. PENGERTIAN LATEX


LATEX (LaTeX) adalah bahasa markup atau sistem persiapan pembuata dokumen untuk pengetikan sistem TeX, yang dinamakan berdasarkan gaya penulisannya sebagai LaTeX. Nama LaTeX itu sendiri hanya mengacu pada bahasa penulisan yang digunakan pada sebuah dokumen, bukan pada editor yang digunakan untuk menulis dokumen tersebut. Untuk membuat dokumen dalam format LaTeX, sebuah file berformat .tex harus dibuat menggunakan semacam text editor. Walaupun, banyak text editor yang dapat digunakan untuk membuat dokumen LaTeX, beberapa text editor sengaja dibuat khusus untuk menggunakan bahasa LaTex.

LaTeX sangat banyak digunakan di Institusi-Institusi pendidikan. Sebagai contoh, digunakan untuk menerjemahkan DocBook dan berbagai macam file berekstensi XML ke dalam format PDF, LaTeX digunakan karena kualitasnya yang tinggi dalam typesetting yang dapat dicapai oleh TeX. Sistem typesetting LaTeX menawarkan Desktop Publishing yang Programmable atau dapat di tulis ulang dan fasilitas extensive untuk otomatisasi aspek-aspek dalam typesetting dan desktop publishing, termasuk pemberian nomor, dan referensi silang, tabel dan bingkai, tata letak halaman, dan bibliographies.

LaTeX pertama kali ditlis pada awal tahun 1980 oleh Leslie Lamport di SRI International. Sampai akhirnya, LaTeX menjadi metode yang sangat penting dalam menggunakan sistem TeX. Versi teranyar adalah LaTeX2e. LaTeX didistribusikan dibawah LaTeX Project Public License (LPPL), LaTeX adalah perangkat lunak yang gratis (Free Software).

II. SEJARAH SINGKAT LaTeX

Untuk dapat memahami sejarah LaTeX, kita perlu mengetahui terlebih dahulu sejarah TeX. LaTeX adalah hasil turunan dari TeX. TeX adalah bahasa pemrograman yang diciptakan khusus dan menjadi bagian utama dari sistem pencetakan (typesetting system) yang akan menghasilkan dokumen (teks, gambar, notasi matematis) yang berkualitas tinggi. TeX diciptakan oleh Prof. Donald Knuth sekitar tahun 1978.

Awalnya Prof. Donald Knuth menciptakan TeX pada akhir tahun 1978 untuk merevisi buku karyanya yaitu The Art of Computer Programming edisi kedua. Buku The Art of Computer Programming memerlukan perbaikan karena banyak simbol matematika yang tidak dapat dicetak dengan sempurna oleh sistem percetakan pada masa itu.

Prof. Donald Knuth berharap program yang dibuatnya akan mampu menghasilkan sistem percetakan dokumen yang berkualitas tinggi, mampu mencetak teks, angka, simbol-simbol matematis dengan sempurna.

III. INSTALASI LaTeX

Konfigurasi komputer minimum untuk menjalankan LaTeX:

- Prosessor Pentium atau yang kompatibel.

- RAM Minimal 16 MB
- OS Windows 98/2000/ME/XP

Untuk melakukan intalasi LaTeX di Windows, dibutuhkan beberapa komponen atau software yang mendukung, yakni:

1. gs800w32.exe  APFL Ghostscript 8.00, untuk mendukung ghostview mulai dari display, font dan sebagainya.

2. gsv43w32.exe  berfungsi untuk melihat hasil / visualisasi dokumen LaTeX yang telah dibuat dengan format .Pdf (Portable document format) atau .Ps (Postscript).

3. Total Miktex  MiKTeX adalah Distribusi TeX Gratis untuk pengguna windows. MiKTeX berisi paket-paket yang bisa digunakan untuk membuat dokumen LaTeX.

4. WinEdt atau Texnic Center  adalah editor dokumen LaTeX.

IV. DOKUMEN LaTeX

4.1. Dokumen LaTeX

Sebuah dokumen LATEX memiliki struktur yang dicirikan dengan blok yang diapit oleh pasangan perintah \begin dan \end. Untuk menyatakan jenis dokumenyang akan diolah, setiap dokumen harus dimulai dengan perintah \documentclass{...}

Jenis dokumen ini dapat berupa buku, artikel, laporan, transparansi, thesis, dan sebagainya. Badan utama dokumen dituliskan di antara pasangan

\begin{document} dan \end{document}

Contoh:

\documentclass{article}

\begin{document}

Ini adalah contoh sebuah

dokumen\LaTeX.

\end{document}

4.2. Paragraf
Di dalam dokumen LaTeX paragraph dipisahkan satu dari yang lain oleh satu atau beberapa baris kosong atau perintah \par.Jika dalam sebuah paragraph ada baris yang ingin dimulai dengan Baris baru tanpa memulai paragraph baru,maka paragraph sebelum baris baru ini diakhiri dengan perintah \\ atau \newline.

Untuk memulai halaman baru,gunakan perintah \newpage

4.3. Kelas Dokumen

Jenis dokumen yang akan diolah ditentukan oleh perintah pertama dalam bentuk \documentclass[option]{class}

Dalam perintah diatas,“class”dapat diganti oleh article, report, book,atau slides untuk menuliskan artikel,laporan,buku,atau transparansi untuk seminar. Sedangkan pada bagian“option” dapat dituliskan satu atau beberapa pilihan berikut:10pt, 11pt, 12pt untuk menyatakan ukuran font utama yang digunakan didalam dokumen a4paper, letterpaper menyatakan ukuran kertas yang digunakan titlepage, notitlepage untuk menyatakan apakah halaman judul akan dibuat terpisah dari badan dokumen atau tidak twocolumn untuk menampilkan dokumen dalam bentuk dua kolom twoside, oneside untuk menyatakan apakah dokumen akan dicetak pada satu sisi atau dua sisi dari kertas.

4.4. Package

Penyertaan paket kedalam dokumen dilakukan dengan perintah:

\usepackage[option]{nama-paket}

Contoh:

\usepackage[bahasa]{babel}

Keterangan:

paket babel disertakan dengan kata kunci bahasa. Paket ini yang memberikan fasilitas multi lingual sehingga misalnya nama bulan pada perintah \today yang dituliskan pada bagian judulbdokumen ini muncul dalam bahasa Indonesia sebagai“23 Januari2001” bukan sebagai“January 23, 2001”, serta perintah \tableofcontents secara otomatis menuliskan judul“DaftarIsi”.

4.5. Pengaturan Spasi

Pengaturan spasi pada latex dengan menggunakan paket \usepackage{setspace} di awal dokumen. Kemudian letakkan perintah di bawah ini setelah \begin{document}

• \singlespacing à untuk mengatur jarak 1 spasi

• \onehalfspacing à untuk mengatur jarak 1 setengah spasi

• \doublespacing à untuk mengatur jarak double spasi

4.6. Bab, Subbab, dan Bagian

Dokumen kelas article memiliki perintah seperti:

\section{...}

\subsection{...}

\subsubsection{...} Memberikan nomor pada nama bagian, Bab dsb..

\paragraph{...}

\subparagraph{...}

4.7. Judul Dokumen

Judul dokumen serta nama pengarang mengarang dapat dimunculkan melalui perintah

\maketitle

Dengan sebelumnya mendefinisikan judul dan nama pengarang melalui perintah

\title dan \author

Jika nama pengarang lebih dari satu, setiap nama dipisahkan satu dengan lainnya dengan perintah \and

Contoh :

\documentclass[a4paper,12pt,oneside]{article}

\usepackage[bahasa]{babel}

\title{PI Qu}

\author{Palupi}

\begin{document}

\maketitle

\end{document}

4.8. Environtment

Untuk menuliskan bentuk khusus, LATEX menyediakan sejumlah environment yang dituliskan dalam sturktur blok yang diapit oleh \begin{environment} dan \end{environment}

• itemize : membuat daftar yang tidak memiliki urutan

• enumerate : membuat daftar yang memiliki urutan

• description : membuat daftar yang berisi penjelasan suatu topik

• quote : membuat kutipan pendek atau rangkaian kutipan pendek yang dipisahkan oleh baris kosong

• quotation : membuat kutipan yang terdiri dari bebera paparagraf

• verse : membuat ayat-ayat puisi

• displaymath : membuat persamaan/ rumus matematika

4.9. Membuat Footnote

Untuk menuliskan footnot pada latex ketikan perintah

\footnote{isi footnote}

4.10. Daftar Isi, Gambar, dan Tabel

• Dengan menggunakan perintah pembagian struktur seperti \part, \chapter, \section, daftar isi dapat secara otomatis dimunculkan dengan perintah \tableofcontents

• Demikian juga jika dokumen memuat gambar dan table yang dibuat melalui float table dan figure, maka daftar gambar dan table dapat ditampilkan dengan perintah: \listoftables dan \listoffigures

4.10.1. Daftar Butir

Daftar dapat dibuat dengan menggunakan environtment itemize (Tak bernomor), enumerate (Bernomor), maupun description (Kata kunci penjelas).

4.10.2. Flushleft, Flushright, Center
Untuk menghasilkan paragraf yang rata kiri, rata kanan, atau rata tengah.

4.11. Tabel

• Tabel dibuat dengan menggunakan environment tabular. Setelah perintah \begin{tabular}, harus dituliskan kode spesifikasi yang menyatakan bagaimana isi kolom ditempatkan.

• Diantara perintah \begin{tabular} dan \end{tabular} kolom satu dengan lainnya dipisahkan oleh tanda ‘&’. Garis horizontal selebar table dapat dibuat dengan perintah \hline.

• {|c|l|r|} adalah bagian yang menentukan banyaknya kolom. Untuk membuat label ketikan perintah \begin{table}, \caption{Percobaan} à menampilkan labelnya , dan diakhiri \end{table}

4.12. Menyisipkan Gambar

Pengaturan spasi pada latex dengan menggunakan paket \usepackage{graphicx} di awal dokumen. Kemudian letakkan perintah di bawah ini setelah \begin{document}

\begin{figure}[ht!]

\begin{center}

\includegraphics[%

scale=0.60]{gambar.eps}\end{center}

Sebelumnya ubah format gambar yang akan di sisipkan menjadi .eps , agar bisa dibaca oleh latex,dan letakkan gambar tersebut dalam satu folder dokumen latex yang akan dibuat.

Untuk membuat label ketikan perintah di bawah ini :

\caption{Tampilan Administrator Joomla}\label{gambar}

\end{figure}

4.13. Membuat Daftar Pustaka

Untuk membuat daftar pustaka pada akhir dokumen latex, digunakan perintah berikut ini

\begin{thebibliography}{99} à 99 memberitahu latex batas max penomeran adalah 99

\bibitem{ label untuk referensi }

{ keterangan pustaka yang digunakan }

\end{thebibliography}

LYX

LyX merupakan perangkat lunak dengan document preparation system berbasis FOSS (Free & Open Source Software). Sebuah program yang memberikan pendekatan modern untuk menulis dokumen melalui komputer dengan menggunakan paradigma markup language. Lyx merupakan pengembangan dari Latex, menerapkan antar muka grafis (GUI) dengan prinsip WYSIWYM (What You See Is What You Mean). Sederhananya, LaTeX adalah backend pada Lyx. LyX membantu berpikir lebih tentang apa yang anda tulis, komputer kemudian menangani bagaimana isi tulisan akan terlihat.

Dengan software ini kita dapat membuat artikel teknis dan ilmiah yang kompleks dengan matematika, referensi silang, bibliografi, indeks, dan lain-lain. Hal ini sangat baik untuk menghemat waktu pengerjaan dokumen dengan adanya kemampuan pemrosesan yang biasa diperlukan seperti otomatis sectioning, pagination, spell checking, dan lain sebagainya.

Contoh kasus dalam penggunaanya sebagai berikut. Misalkan Anda membuat daftar. Dalam pengolah kata lain, daftar ini hanya dikelompokan dengan tab dan baris baru. Anda perlu mencari tahu di mana untuk menempatkan label untuk setiap item daftar, apa label yang harus digunakan, berapa banyak baris kosong untuk menempatkan antara setiap item, dan sebagainya. Dalam LyX, anda hanya memiliki dua masalah: daftar apakah ini, dan apa yang ingin saya tempatkan di dalamnya. Itu saja.

Berikut ini adalah lifecycle dan beberapa pengertian secara ringkas:
TeX –>LaTeX–>Lyx
TeX : Typesetting bahasa dengan kemampuan makro.
LaTeX : Makro paket dibangun di atas TeX.
Class : Deskripsi dari jenis dokumen, menggunakan LaTeX.
Style : Alter perilaku default LaTeX dalam beberapa cara.
LyX : Visual, word-prosesor berprinsip WYSIWYM yang menggunakan LaTeX untuk melakukan typesetting nya.

Lyx cocok digunakan untuk membuat memo, surat, disertasi dan tesis, catatan kuliah, catatan seminar, prosiding konferensi, dokumentasi software, buku, artikel pada jurnal ilmiah, skrip untuk drama dan film, proposal bisnis, dan presentasi.

Selasa, 12 Maret 2013

Model Perancangan Sistem Distribusi

MODEL SISTEM TERDISTRIBUSI


Model merupakan suatu pola dari sesuatu yang akan dibuat atau gambaran abstrak aspek yang relevan dengan tingkat prosentase yang bersifat menyeluruh dengan sistema yang dapat dirancang sehingga elemen data sehingga memungkinkan penetapan berbagai nilai. Elemen data skenario, adalah elemen data yang menetapkan skenario, skenario itu sendiri adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kondisi yang mempengaruhi simulasi. Nilai input yang dimasukkan untuk mengukur dampaknya pada entitas dikenal sebagai variabel keputusan. Tiap kali model dilaksanakan, hanya satu variabel keputusan yang perlu diubah sehingga pengaruhnya dapat dilihat.


Menurut Gordon B Davis Sistem adalah seperangkat unsur unsur yang terdiri dari manusia, alat konsep dan proseduryang dihimpun untuk maksud dan tujuan bersama.Menurut Raymond Mc Leod Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.


Distribusi adalah suatu proses penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai, sewaktu dan dimana barang atau jasa tersebut diperlukan. Proses distribusi tersebut pada dasarnya menciptakan faedah (utility) waktu, tempat, dan pengalihan hak milik.
Dalam menciptakan ketiga faedah tersebut, terdapat dua aspek penting yang terlibat didalamnya, yaitu :
1. Lembaga yang berfungsi sebagai saluran distribusi (Channel of distribution/marketing channel).
2. Aktivitas yang menyalurkan arus fisik barang (Physical distribution).

Maka permodelan dapat bertujuan untuk menyediakan sebuah kerangka kerja untuk memahami permasalahan dan pemecahannya secara bertahap sesuai metode menemukan kombinasi keputusan yang mengarah ke pemecahan masalah.


Model Arsitektural
· Hubungan dan interkoneksi seperti apa antara komponen- komponen dari sistem terdistribusi
Model Fundamental
· Karakteristik apa yang mempengaruhi dependability system terdistribusi?
· Dependability : correctness, reliability, security


Kesulitan dan Ancaman


Mode pemakaian
· Variasi yang beragam terhadap karakteristik pemakaian
· Contoh : berapa banyak halaman di kunjungi
Masalah Internal
· Masalah concurrency
· Masalah clock
· Mode kegagalan
Lingkungan Sistem
· Sistem terdistribusi harus mengakomodasi heterogenitas hardware, sistem operasi dan jaringan
· Contoh : berapa banyak versi SO?
Ancaman Eksternal
· Serangan terhadap kesatuan data dan keamanannya


Model-model sistem terdistribusi adalah sebagai berikut:
Model Client Server



Sistem client-server mempunyai satu atau lebih proses client dan satu atau lebih proses server, dan sebuah proses client dapat mengirim query ke sembarang proses server. Client bertanggung jawab pada antar muka untuk user, sedangkan server mengatur data dan mengeksekusi transaksi. Sehingga suatu proses client berjalan pada sebuah personal computer dan mengirim query ke sebuah server yang berjalan pada mainframe.
Arsitektur ini menjadi sangat popular untuk beberapa alasan. Pertama, implementasi yang relatif sederhana karena pembagian fungsi yang baik dan karena server tersentralisasi. Kedua, mesin server yang mahal utilisasinya tidak terpengaruh pada interaksi pemakai, meskipun mesin client tidak mahal. Ketiga, pemakai dapat menjalankan antarmuka berbasis grafis sehingga pemakai lebih mudah dibandingkan antar muka pada server yang tidak user-friendly. perlu diingat batasan antara client dan server dan untuk menjaga komunikasi antara keduanya yang berorientasi himpunan. Khususnya membuka kursor dan mengambil tupel pada satu waktu membangkitkan beberapa pesan dan dapat diabaikan.

• Client:
– Proses akses data
– Melakukan operasi pada komputer lain

• Server:
– Proses mengatur data
– Proses mengatur resources
– Proses komputasi

• Interaksi:
– Invocation/result


Kelebihan jaringan client server
· Mendukung keamanan jaringan yang lebih baik
· Kemudahan administrasi ketika jaringan bertambah besar
· Manajemen jaringan terpusat
· Semua data bisa disimpan dan di backup terpusat di satu lokasi


Kekurangan jaringan client server
· Butuh administrator jaringan yang profesional
· Butuh perangkat bagus untuk digunakan sebagai komputer server
· Butuh software tool operasional untuk mempermudah manajemen jaringan
· Anggaran untuk manajemen jaringan menjadi besar
· Bila server down, semua data dan resource diserver tidak bisa diakses.


Model Multiple Server




• Service disediakan oleh beberapa server
• Server menggunakan replikasi atau database terdistribusi
• Contoh:
– Sebuah situs yang jalankan dibeberapa server


Model Proxy Server



Proxy server menyediakan hasil copy (replikasi) dari resource yang di atur oleh server lain. Biasa nya proxy server di pakai untuk menyimpan hasil copy web resources. Ketika client melakukan request ke server, hal yang pertama dilakukan adalah memeriksa proxy server apakah yang diminta oleh client terdapat pada proxy server. Proxy server dapat diletakkan pada setiap client atau dapat di pakai bersama oleh beberapa client. Tujuannya adalah meningkatkan performance dan availibity dengan mencegah frekwensi akses ke server.

• Proxy server membuat duplikasi beberapa server yang diakses oleh client
• Caching:
– Penyimpanan lokal untuk item yang sering diakses
– Meningkatkan kinerja
– Mengurangi beban pada server
• Contoh:
- Searching satu topik namun dilakukan dua kali maka searching terakhir memiliki waktu yang lebih kecil


Model Peer To Peer



Bagian dari model sistem terdistribusi dimana sistem dapat sekaligus berfungsi sebagai client maupun server. Sebuah arsitektur di mana tidak terdapat mesin khusus yang melayani suatu pelayanan tertentu atau mengatur sumber daya dalam jaringan dan semua kewajiban dibagi rata ke seluruh mesin, yang dikenal sebagai peer. Pola komunikasi yang digunakan berdasarkan aplikasi yang digunakan. Peer-to-peer merupakan model yang paling general dan fleksible.

Kelebihan jaringan point to point
· Implementasinya murah dan mudah
· Tidak memerlukan software administrasi jaringan yang khusus
· Tidak memerlukan administrator jaringan


Kekurangan jaringan point to point
· Jaringan tidak bisa terlalu besar (tidak bisa memperbesar jaringan)
· Tingkat keamanan rendah
· Tidak ada yang memanajemen jaringan
· Pengguna komputer jaringan harus terlatih mengamankan komputer masing-masing
· Semakin banyak mesin yang disharing, akan mempengaruhi kinerja komputer.


Model Mobile Code




• Kode yang berpindah dan dijalankan pada pc yang berbeda
• Contoh: Applet





Model Mobile Agent
• Sebuah program yang berpindah dari satu komputer ke komputer yang lain
• Melakukan perkerjaan otomatis tertentu
• Beberapa masalah :
- Authentication
- Permission dan keamanan

• Alternatif
- Mengambil informasi melalui remote invocation



• Contoh:
- Untuk install dan pemeliharan software pada komputer sebuah organisasi
- Membandingkan harga produk dari beberapa vendor


Model Arsitektur Sistem Terdistribusi
Model Arsitektur
Arsitektur
- Struktur komponen-komponen secara terpisah
Tujuan
- Menyakinkan bahwa struktur sistem memenuhi standar saat ini dan yang akan datang
Model Arsitektur
- Abstrak fungsi tiap komponen sistem terdistribusi
- Penempatan komponen pada jaringan computer
- Hubungan antar komponen, yaitu peran fungsional per komponen dan pola komunikasi antar komponen





http://ar4y4sh1k1.wordpress.com/2010/02/13/model-sistem-terdistribusi/
http://cobadibaca.blogdetik.com/2010/02/16/kelebihan-dan-kekurangan-model-sistem-terdistribusi/
http://extreme24.wordpress.com/2010/02/16/model-sistem-terdistribusi/

Pengantar Bisnis Informatika

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Bisnis adalah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi dan memuaskan kebutuhan dari masyarakat.Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.” Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.


Bentuk dasar kepemilikan bisnis









Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum:


• Perusahaan perseorangan: Perusahaan perseorangan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang. Pemilik perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Artinya, apabila bisnis mengalami kerugian, pemilik lah yang harus menanggung seluruh kerugian itu.


• Persekutuan: Persekutuan adalah bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit. Sama seperti perusahaan perseorangan, setiap sekutu (anggota persekutuan) memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Persekutuan dapat dikelompokkan menjadi persekutuan komanditer dan firma.


• Perseroan: Perseroan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab yang terbatas atas harta perusahaan.


• Koperasi: adalah bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain adalah anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.


Klasifikasi


Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan.• Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti mobil atau pipa.


• Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.


• Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer.


• Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.• Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.


• Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).


• Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.


• Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.


• Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.


Aspek – Aspek Bisnis


• Keuntungan individu dan kelompok


• Penciptaan Nilai


• Penciptaan Barang dan Jasa


• Keuntungan melalui Transaksi


Fungsi Bisnis


• Fungsi Mikro (Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung)


• Fungsi Makro(Kontribusi terhadap pihak yang tidak berperan langsung)


Proses Bisnis


Proses bisnis adalah suatu kumpulan pekerjaan yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu. Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan.Banyak definisi yang telah dijabarkan oleh para ahli manajemen mengenai proses bisnis.


Beberapa karakteristik umum yang dianggap harus dimiliki suatu proses bisnis adalah:


1. Definitif: Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.


2. Urutan: Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.


3. Pelanggan: Suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.


4. Nilai tambah: Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.


5. Keterkaitan: Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.


6. Fungsi silang: Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.


Sering kali pemilik proses, yaitu orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja dan pengembangan berkesinambungan dari proses, juga dianggap sebagai suatu karakteristik proses bisnis.


Fungsi dasar Bisnis


Fungsi dasar Bisnis antara lain meliputi :


1. Acquiring of raw material


2. Manufactoring of raw material


3. Distributing Product to Consumers


4. Mencari dan menemukan sumber bahan baku


5. Mengolah bahan baku menjadi produk jadi


6. Menyalurkan produk jadi ketangan konsumen


Konsep Lingkungan Bisnis
Adalah sekumpulan faktor-faktor tertentu yang akan mempengaruhi arah kebijakan dari suatu perusahaan dalam mengelola aktifitas bisnisnya. Faktor-faktor tersebut meliputi lingkungan eksternal yang dibagi dalam lingkungan jauh (makro) yaitu : Politik, Ekonomi, Sosbud dan teknologi, dan lingkungan industri, serta lingkungan internal yaitu meliputi aspek-aspek dan kebijakan internal didalam lingkungan perusahaan.
o Lingkungan Jauh (Makro)
Lingkungan jauh (makro) terdiri dari faktor-faktor yang pada dasarnya berada jauh diluar kendali perusahaan (bersifat : uncontrolable). Faktor makro yang biasanya menjadi titik perhatian perusahaan anatra lain : faktor Politik, Hukum, Ekonomi (kebijakan fiskal & moneter), Sosial Budaya dan Teknologi. Lingkungan makro ini selain memberikan kesempatan dan peluang bagi perusahaan untuk maju dan mengembangkan bisnisnya, sekaligus juga dapat menjadi hambatan dan ancaman yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup suatu perusahaan.
InformatikaInformatika (Inggris: Informatics) merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya: ilmu komputer, ilmu informasi, sistem informasi, teknik komputer dan aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekedar sistem informasi berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer.Informatika mempunyai konsep dasar, teori, dan perkembangan aplikasi tersendiri. Informatika dapat mendukung dan berkaitan dengan aspek kognitif dan sosial, termasuk tentang pengaruh serta akibat sosial dari teknologi informasi pada umumnya. Penggunaan informasi dalam beberapa macam bidang, seperti bioinformatika, informatika medis, dan informasi yang mendukung ilmu perpustakaan, merupakan beberapa contoh yang lain dari bidang informatika. Informatika berkaitan erat dengan teknologi informasi. Teknologi Informasi adalah suatu seperangkat alat yang membantu kita dalam bekerja dengan informasi dan melakukan tugas – tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi. Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer melainkan mencakup juga teknologi komunikasi untuk mengirim atau menyebarkan informasi. Dari defenisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer, tetapi juga termasuk teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain bahwa teknologi informasi merupakan hasil konvergensi antara teknologi komputer dan teknologitelekomunikasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dan sangat berpengaruh terhadap berbagai aktivitas manusia mulai dari kehidupan, cara kerja, metoda belajar, gaya hidup maupun cara berpikir setiap individu maupun suatu komunitas. Manusia secara langsung maupun tidak langsung akan membutuhkan pemahaman dan pengalaman agar bisa memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara optimal dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman dan menyadari implikasinya bagi pribadi maupun masyarakat. Manusia juga secara berkelanjutan akan berusaha meguasai teknologi untuk dapat digunakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan perkembangan Teknologi Informasi ini telah mengubah pola ekonomi, pola hidup dan juga cara melakukan bisnis secara signifikan. Diperkirakan pada masa yang akan datang akan tebentuk masyarakat informasi dimana jasa informasi akan menjadi komoditas utama dan interaksi antar manusia sudah berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Dalam ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi beberapa aspek:• teori informasi yang mempelajari konsep matematis dari suatu informasi• ilmu informasi yang mempelajari tentang cara pengumpulan, klasifikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan penyebarluasan informasi untuk keperluan sosial dan kemasyarakatan secara menyeluruh• ilmu komputer dan teknik komputer yang mempelajari tentang pemrosesan, pengarsipan, dan penyebaran informasi dengan menggunakan teknologi informasi dan alat lain yang berbasis komputer.• suatu bidang keilmuan yang mempelajari teknologi komputer khususnya dalam pengembangan perangkat lunak.• Informatika merupakan salah satu cabang keilmuan yang cukup luas karena hampir mencakup dan terkait dengan berbagai hal tentang kehidupan ini, dimana kumpulan disiplin informatika ini meliputi sains maupun teknik yang secara spesifik mengolah data menjadi informasi dengan memanfaatkan seoptimal mungkin teknologi informasi atau komputer.• Dalam bahasa Indonesia, istilah Informatika diturunkan dari bahasa Perancis informatique, yang dalam bahasa Jerman disebut Informatik. Sebenarnya, kata ini identik dengan istilah computer science di Amerika Serikat dan computing science di Inggris.


• Dalam pendefenisian istilah informatika, menurut Philippe Dreyfus (1962) dan l`Academie Francaise (1967) yang mendefenisikan informatika tersebut sebagai berikut:


• Kumpulan Disiplin Ilmu (scientific discipline) dan Disiplin Teknik (engineering discipline) yang secara spesifik menyangkut transformasi / pengolahan dari “Fakta Simbolik” (data / informasi), yang terutama menggunakan fasilitas mesin-mesin otomatis/komputer.


• Dalam bahasa Inggris memiliki makna yang sedikit berbeda, yaitu lebih menekankan pada aspek pengolahan informasi secara sistematis dan rasional.


• Jika dilihat secara menyeluruh dari pengertian informatika di atas, pendekatan logika dan sistematika merupakan ciri yang cukup dominan dari Informatika ini, mengingat pendekatan tersebut merupakan kunci dalam hal mendapatkan solusi dalam menyelesaikan berbagai masalah.


• Pada prinsipnya keilmuan ini lebih menekankan bagaimana suatu data dan informasi dapat diolah sedemikian dengan berbantuan teknologi yang terotomatisasi.


• Teknologi yang terautomatisasi tersebut tidak hanya dalam satu mesin, namun bisa melibatkan beberapa mesin. Mesin ini lebih umum disebut dengan komputer.


• Komputer sebagai bahan utama dalam bidang keilmuan ini memiliki peranan yang sangat tinggi, sehingga informatika secara sederhana mengupas mulai dari bagaimana mesin tersebut bisa bekerja, bagaimana suatu data diolah dengan cara yang dimengerti oleh mesin sedangkan informasinya dimengerti juga oleh manusia, sampai bagaimana mesin tersebut mampu berkomunikasi dengan mesin lainnya.


Bisnis Informatika


Bisnis informatika adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang yang memiliki nilai (value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan (profit) yang dilakukan dengan bantuan teknologi informasi. Yang dimaksud teknologi informasi disini mencakup semua hal yang berkaitan dengan teknologi informasi, seperti internet. Bisnis informatika berkembang dengan pesat akhir – akhir ini seiring dengan berkembang pesatnya pula teknologi informasi. Karena Bisnis Informatika muncul karena adanya peluang yang terdapat di dalam suatu teknologi informasi. Tidak dapat di pungkiri sekarang internet sudah mengalami pergeseran kebutuhan di dalam masyarakat. Yang dahulu Internet merupakan suatu kebutuhan pelengkap atau masih merupakan kebutuhan yang “mewah” bagi sebagian masyarakat, sekarang menjadi suatu kebutuhan sekunder ataupun kebutuhan primer. Karena sekarang kita dapat semakin mudah dan murah untuk mendapatkan akses internet. Hal ini tidak lepas dari semakin berkembangnya teknologi informasi.


Peranan Teknlogi Informasi di bidang Bisnis


Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer peranan teknologi informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat. Sistem Informasi ManajemenSistem informasi manajemen (Management Information System – MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, atau perusahaan kecil. SIM dapat diterapkan pada semua tingkat atau level manajemen yang ada yaitu manajemen tingkat atas (top management), manajemen tingkat menengah (middle management), dan manajemen tingkat bawah (lower management).


Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kendali komputer sehingga mesin tersebut dapat dikendalikan oleh pihak manajer hanya dari ruang kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung laba rugi, inventaris, dan sebagainya. Di bidang perbankan, salah satu solusi sistem informasi perbankan telah diperkenalkan oleh perusahaan besar seperti Hewlett-Packard (HP), yang bekerja sama dengan Infosys telah memperkenalkan solusi core banking, yang disebut Finacle kepada bank-bank di Indonesia. Finacle memberikan solusi bagi bank yang ingin melakukan up-grade terhadap sistem yang telah mereka miliki. Dengan menggunakan Finacle, up-grade sistem bisa dilaksanakan dengan resiko investasi maupun kegagalan migrasi yang rendah. Ini penting bagi bank-bank agar mampu menghadapi siklus bisnis yang selalu berubah. Dengan solusi terpadu ini – berupa software dan hardware, jaringan, sistem integrasi, serta opsi consulting dan outsourcing – bank juga akan memiliki nilai tambah sehingga menjadi lebih kompetitif.


Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi kebijakan dan strategi dunia usaha perbankan yang selanjutnya lebih mendorong inovasi dan persaingan di bidang layanan terutama jasa layanan pembayaran melalui bank. Inovasi jasa layanan perbankan yang berbasis teknologi tersebut terus berkembang mengikuti pola kebutuhan nasabah bank. Transaksi perbankan berbasis elektronik, termasuk internet dan menggunakan handphone merupakan bentuk perkembangan penyedia jasa layanan bank yang memberikan peluang usaha baru bagi bank yang kerakibat pada perubahan strategi usaha perbankan, dari yang berbasis manusia (tradisional) menjadi berbasis teknologi informasi yang lebih efisien dan praktis bagi bank. Pada perusahaan jasa seperti perbankan komputer digunakan untuk menghitung bunga secara otomatis, transaksi on-line, ATM, dan sebagianya. Komputer juga banyak digunakan untuk proses akuntansi, melakukan analisis keuangan, neraca, laba-rugi, dan sebagainya. Bahkan ada beberapa software yang secara khusus disediakan untuk operasi akuntansi. Di bidang perhotelan komputer digunakan untuk menentukan jumlah dan jenis kamar yang telah terisi dan masih kosong. Bahkan saat ini pada penjualan pertokoan kecil, usaha kecil dan menengah (UKM), apotek dan bermacam-macam usaha kecil lainnya juga telah banyak menggunakan komputer.


Daftar Pustaka
1.http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis


2.http://id.wikipedia.org/wiki/Proses_bisnis


3.http://id.wikipedia.org/wiki/Informatika


4.http://www.total.or.id/info.php?kk=informatika


5.http://teknologi-sport.blogspot.com/2010/10/pengantar-bisnis-informatika.html


6. http://tantyniieezz.wordpress.com/2010/11/04/pengantar-bisnis-informatika/