Honeypot adalah suatu cara untuk
menjebak atau menangkal usaha-usaha penggunaan tak terotorisasi dalam sebuah
sistem informasi. Honeypot merupakan pengalih perhatian hacker, agar ia
seolah-olah berhasil menjebol dan mengambil data dari sebuah jaringan, padahal
sesungguhnya data tersebut tidak penting dan lokasi tersebut sudah terisolir.
Secara singkat honeypot merupakan
sebuah sistem yang di bangun menyerupai / persis dengan sistem yang
sesungguhnya, dengan tujuan agar para attacker teralih perhatiannya dari sistem
utama yang akan di serang, dan beralih menyerang ke sistem palsu tersebut. Saat
ini honeypot tidak hanya berfungsi atau bertujuan untuk bertujuan menjebak
attacker untuk melakukan serangan ke server asli, namun honeypot juga
bermanfaat untuk para system administrator atau security analyst, untuk
menganalisa aktifitas apa saja yang dilakukan oleh atacker / malware yang
terdapat di dalam sistem honeypot tersebut.
Dengan pengamatan tersebut kita
dapat mengetahui jenis-jenis serangan yang biasa di terapkan / malicious
activity yang di lakukan oleh malware, misalnya seperti metode penginfeksiannya,
seberapa banyak file yang di infeksi, dan juga metode penyebarannya. Dengan
tindakan ini system administrator atau security analyst dapat meminimalisir /
melakukan counter apabila terjadi jenis serangan / infeksi yang sama dengan
yang di lakukan attacker / malware dalam sistem honeypot yang kita buat.
Honeypot ini juga membantu kita untuk melakukan pendeteksian jenis-jenis
ancaman yang masuk dalam kategori jenis baru (new threat detection).
Dalam sebuah lingkungan server
yang aman, biasanya terdapat IDS (Intrusion Detection System) atau IPS
(Intrusion Prevention System) yang bertugas untuk menjaga sistem dari
serangan-serangan yang ada. Namun IDS dan IPS sendiri tidak serta merta dapat
menahan serangan para attacker. Honeypot ini sangat penting untuk menjadi suatu
perangkat tambahan demi meminimalisir serangan yang terjadi ke dalam sistem
kita. Ada beberapa unsur yang terdapat pada honeypot secara umum, yaitu :
1. Monitoring / logging tools
2. Alerting mechanism
3. Keystroke logger
4. Packet analyzer
5. Forensic Tools
Honeypot dapat di klasifikasikan
menjadi beberapa bagian, di antaranya adalah :
1. Low Intercation Honeypot Low
interaction honeypot adalah tipe honeypot dimana hanya mengemulasikan sebagian
service saja. Misalnya hanya service FTP, Telnet, HTTP, dan servie lainnya.
Contoh dari jenis honeypot ini misalnya Honeyd, Mantrap, Specter.
2. High interaction honeypot High
interaction honeypot adalah tipe honeypot dimana menggunakan keseluruhan
resource sistem, dimana honeypot ini benar-benar persis seperti sistem yang
real. HOneypot jenis ini bisa berupa satu keseluruhan operating system. Contoh
dari high interaction honeypot ini adalah Honeynet.
link terpaut lainnya :
Autopsy Forensik - Beni Prakoso
http://prakosobeni.wordpress.com/2012/11/11/autopsy-forensik-browser-dan-saffa-ng/
Email Forensik - Fauzyana Librianti
http://ocipossy.blogspot.com/2012/11/email-forensik.html
Produk Jaringan Forensik - Damar Darbito
http://damaraaaa.wordpress.com/2012/11/11/produk-jaringan-forensik/
Alat-Alat Forensik - Dhimas Gilang Permadi
http://dimbodim.blogspot.com/2012/11/the-coroners-toolkit.html
Honeypot adalah suatu cara untuk
menjebak atau menangkal usaha-usaha penggunaan tak terotorisasi dalam sebuah
sistem informasi. Honeypot merupakan pengalih perhatian hacker, agar ia
seolah-olah berhasil menjebol dan mengambil data dari sebuah jaringan, padahal
sesungguhnya data tersebut tidak penting dan lokasi tersebut sudah terisolir.
Secara singkat honeypot merupakan
sebuah sistem yang di bangun menyerupai / persis dengan sistem yang
sesungguhnya, dengan tujuan agar para attacker teralih perhatiannya dari sistem
utama yang akan di serang, dan beralih menyerang ke sistem palsu tersebut. Saat
ini honeypot tidak hanya berfungsi atau bertujuan untuk bertujuan menjebak
attacker untuk melakukan serangan ke server asli, namun honeypot juga
bermanfaat untuk para system administrator atau security analyst, untuk
menganalisa aktifitas apa saja yang dilakukan oleh atacker / malware yang
terdapat di dalam sistem honeypot tersebut.
Dengan pengamatan tersebut kita
dapat mengetahui jenis-jenis serangan yang biasa di terapkan / malicious
activity yang di lakukan oleh malware, misalnya seperti metode penginfeksiannya,
seberapa banyak file yang di infeksi, dan juga metode penyebarannya. Dengan
tindakan ini system administrator atau security analyst dapat meminimalisir /
melakukan counter apabila terjadi jenis serangan / infeksi yang sama dengan
yang di lakukan attacker / malware dalam sistem honeypot yang kita buat.
Honeypot ini juga membantu kita untuk melakukan pendeteksian jenis-jenis
ancaman yang masuk dalam kategori jenis baru (new threat detection).
Dalam sebuah lingkungan server
yang aman, biasanya terdapat IDS (Intrusion Detection System) atau IPS
(Intrusion Prevention System) yang bertugas untuk menjaga sistem dari
serangan-serangan yang ada. Namun IDS dan IPS sendiri tidak serta merta dapat
menahan serangan para attacker. Honeypot ini sangat penting untuk menjadi suatu
perangkat tambahan demi meminimalisir serangan yang terjadi ke dalam sistem
kita. Ada beberapa unsur yang terdapat pada honeypot secara umum, yaitu :
1. Monitoring / logging tools
2. Alerting mechanism
3. Keystroke logger
4. Packet analyzer
5. Forensic Tools
Honeypot dapat di klasifikasikan
menjadi beberapa bagian, di antaranya adalah :
1. Low Intercation Honeypot Low
interaction honeypot adalah tipe honeypot dimana hanya mengemulasikan sebagian
service saja. Misalnya hanya service FTP, Telnet, HTTP, dan servie lainnya.
Contoh dari jenis honeypot ini misalnya Honeyd, Mantrap, Specter.
2. High interaction honeypot High
interaction honeypot adalah tipe honeypot dimana menggunakan keseluruhan
resource sistem, dimana honeypot ini benar-benar persis seperti sistem yang
real. HOneypot jenis ini bisa berupa satu keseluruhan operating system. Contoh
dari high interaction honeypot ini adalah Honeynet.
link terpaut lainnya :
Autopsy Forensik - Beni Prakoso
http://prakosobeni.wordpress.com/2012/11/11/autopsy-forensik-browser-dan-saffa-ng/
Email Forensik - Fauzyana Librianti
http://ocipossy.blogspot.com/2012/11/email-forensik.html
Produk Jaringan Forensik - Damar Darbito
http://damaraaaa.wordpress.com/2012/11/11/produk-jaringan-forensik/
Alat-Alat Forensik - Dhimas Gilang Permadi
http://dimbodim.blogspot.com/2012/11/the-coroners-toolkit.html